Header Ads

___________________________________________
Kirim tulisan anda melalui WhatsApp Kami 08586 8080 173
Via Email: duniaperpustakaan.com@gmail.com

Tulisan Terkini

Peserta Pesantren Lakukan Gerakan Literasi Surau

Peserta Pesantren Lakukan Gerakan Literasi Surau.


Dunia Perpustakaan | Ada yang menarik dari kegiatan pesantren Ramadan yang diikuti oleh siswa sekolah di Kota Padang.

Di kota ini, peserta tidak hanya sekadar belajar ilmu keagamaan, melainkan juga melakukan sebuah gerakan untuk gemar membaca bagi siswa usia sekolah.

Para siswa yang mengikuti pesantren di Mushala As-Sakinah, Kompleks Cemara, Gurunlaweh, Kecamatan Nanggalo itu mencanangkan gerakan Surau Membaca atau Literasi Surau.

Gerakan itu ditandai dengan mewakafkan buku dari para peserta pesantren yang terdiri dari murid SD/MIN, SMP/MTs dan SMA/MAN/ sederajat ke Musala As-Sakinah. Akhirnya musala itu memiliki perpustakaan yang bisa diakses jamaah atau warga sekitar untuk dibaca.

Dikutip dari jawapos.com, [29/06/16]. ”Setiap umat Islam harus menjadi insan yang cerdas, kuat membaca, bagian penting dalam percepatan informasi dan penggerak perubahan positif,” kata Ketua Komunitas Padang Membaca itu.

Di tempat yang sama, Yulita Silfia Amri, guru dan pembina di Musala As-Sakinah berharap, gerakan Surau Membaca yang ditandai dengan dibukanya Taman Bacaan Mushala As-Sakinah dapat motivasi anak-anak dalam memperluas wawasan dan mengembangkan imajinasinya.

Minat baca anak-anak bisa berkembang lebih baik lagi, karena tersedia wadah dengan beragam buku.

Tidak hanya para anak-anak, ibu-ibu pun bisa memanfaatkan perpustakaan untuk mengembangkan keterampilan diri dari buku yang dibaca.

“Mushala dengan perpustakaannya harus menjadi tempat favorit anak-anak dan remaja Islam dalam membangun diri dan masyarakat,” kata Maya Deviera, penanggungjawab pesantren Ramadan dan juga program Literasi Surau di As-Sakinah.

Menurut Maya, dengan dimulai gerakan wakaf buku, artinya, atas kesadaran dan keinginan bersama, taman bacaan atau perpustakaan As-Sakinah dibangun.  Ini sejalan dengan program pemerintah yang populer dengan sebutan Literasi Sekolah.

Yusrizal KW, salah seorang pembina gerakan Literasi Surau itu dalam ceramah motivasinya mengatakan, anak-anak, remaja atau pelajar setempat harus menjadi penggerak dalam membangun minat dan budaya baca.

Literasi Surau, imbuh Redaktur Budaya Padang Ekspres (Jawa Pos Group) ini, adalah upaya cerdas dalam melejitkan potensi generasi muda Islam di masa depan yang berilmu dan bertakwa.
---------------------------------------------
Kirim tulisan anda melalui WhatsApp Kami 08586 8080 173